Jakarta, Bara Siantar - Seknas Tani Jokowi akan mengawal program-program pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo - Jusuf Kalla. Organisasi relawan ini dilakukan untuk memastikan terwujudnya kedaulatan pangan baik di bidang pertanian maupun ekonomi.
"Seknas Tani Jokowi memandang perlu kembali mengkonsolidasikan tenaga dan pemikiran untuk memberikan masukan dan usulan kerja yang konkrit dan mengawal pemerintahan baru yang akan segera terbentuk," kata Ketua Presidium
Seknas Tani Jokowi Henry Saragih di Jakarta, Kamis (4/9).
Sebagai salah satu organisasi relawan dari kalangan petani yang membantu kemenangan Jokowi-JK dalam Pilpres lalu, Seknas Tani Jokowi ingin memastikan ke depan petani akan dilibatkan dalam proses pembangunan di Indonesia.
"Seknas Tani Jokowi tidak ingin pemerintahan Jokowi-JK mengulangi kesalahan pemerintahan SBY selama 10 tahun pemerintahannya," kata Henry.
Kesalahan dimaksud adalah hilangnya lima juta rumah tangga petani, peningkatan impor pangan sebanyak 3,34 miliar dolar AS menjadi 14,9 miliar dolar AS serta penyusutan lahan pertanian lima juta hektar lebih hingga konflik-konflik agraria.
.jpg)
