Headline

Hari Kemerdekaan Yang Tertunda

Pematangsiantar- Bara Siantar** Masyarakat di Kecamatan Siantar Martoba Kelurahan Naga Pitu mengadakan acara Panjat Pinang dan Joged warga menyambut kemenangan Presiden Jokowi-JK sebagai Presiden Terpilih. Jikalau selama ini kegiatan panjat pinang dilaksanakan tepat pada tanggal 17 agustus, kali ini acara panjat pinang dilakukan tidak lagi pada saat hari kemerdekaan, tetapi acara panjat pinang dilakukan di hari minggu 7 september 2014. Unik memang, sehingga masyarakat ramai berbondong - bondong datang untuk melihat dan menyaksikan acara panjat pinang yang diselenggarakan oleh masyarakat kelurahan Naga Pitu.


 Salah satu panitia kegiatan Ibu Suheri dan Ibu Ros menyatakan "Acara ini kami selenggarakan dalam rangka kemerdekaan yang tertunda, kemerdekaan yang tertunda maksudnya adalah kemerdekaan yang selama ini belum dirasakan masyarakat sepenuhnya khusus nya masyarakat di Kelurahan Naga Pitu Kecamatan Siantar Martoba" ujar Ibu Ros selaku panita dan juga Istri dari RW setempat.

 "Panjat Pinang diartikan bahwa, masyarakat bersatu padu untuk meraih impian kemerdekaan yang sebenarnya, bapak coba liat saat memanjat, mereka tidak mengenal suku, agama dan ras. Perbedaan itu hilang untuk meraih Hadiah. hadiah disini adalah kemenangan yang sesungguhnya yaitu Kemerdekaan yang sebenarnya untuk rakyat" ujar Ibu Suheri. "masyarakat bersatu dalam suara, masyarakat bergerak dan masyarakat menginginkan seorang pemimpin yang membawa perubahan yaitu perubahan di segala aspek kehidupan. Memanjat pinang tidak dibutuhkan pengalaman tapi kerjasama tim, kemauan dan kekompakan itu yang dibutuhkan sehingga mencapai puncak untuk meraih sesuatu" ujar Ibu Suheri kepada tim bara Siantar.

lebih lanjut Ibu Suheri mengatakan " Jikalau para pemimpin paham arti panjat pinang, maka tidak ada lagi sifat memperkaya diri tapi saling peduli itu yang utama. mungkin siapapun yang disini heran, kenapa di puncak/ ujung batang pinang kami tidak pasang bendera merah Putih tapi karton dan bertuliskan Nominal Uang? ini dikarenakan selama ini semua urusan harus uang, semua berlomba ambil posisi jabatan hanya untuk uang, akan tetapi oleh rakyat yang bersatu maka tiang bendera uang itu di buang dan dijatuhkan kebawah yang artinya bahwa sistem uang dinegeri ini harus di hilangkan. jangan ada lagi ada politik uang dan birokrasi uang. atau apapun itu sejenis nya sehingga mempersulit rakyat. Kami mengadakan acara panjat pinang ini sebagai rasa syukur kami atas kemenangan presiden terpilih bapak Jokowi-JK dalam Pilpres 2014 dan semoga kemenangan itu membawa perubahan dan kami sebagai masyarakat berharap para koruptor dicampakan seperti salah satu tim peserta pemanjat pinang tersebut mencampakkan tiang uang yang ada di ujung pinang. Kami tidak mengenal sosok Jokowi-JK, tapi kami berharap ada angin perubahan yang dibawanya kelak khususnya Kota Siantar". demikian yang diungkapkan Ibu Suheri kepada tim Bara Siantar saat meliput suasana acara di Kel. Naga Pitu (Minggu,7/9/2014 Pukul 15.05 wib).

Setelah usai acara panjat pinang akan ada acara joget warga hingga malam hari.yang diartikan sebagai perjuangan rakyat yang tidak sia-sia. demikian yang dilansir bara Siantar dalam pelaksanaan acara syukuran kemenangan Jokowi-Jk dengan tema "Kemerdekaan Yang Tertunda". (bang Jaith)